Blog

Studio Ghibli: Pengaruh Mereka pada Industri Animasi

Posted by:

Totoro, maskot Studio Ghibli

Sumber: Yosuke Ota | Unsplash.com

 

Siapa yang tidak kenal Studio Ghibli? Studio Ghibli adalah sebuah studio animasi yang beroperasi di Tokyo, Jepang. Dalam dunia film animasi, Studio Ghibli sudah lama menjadi ahli dalam menyajikan cerita fantasi dengan makna mendalam yang menggugah imajinasi.

Studio Ghibli didirikan oleh Hayao Miyazaki, Isao Takahata, dan Toshio Suzuki pada tahun 1985. Tidak hanya menghasilkan film animasi berkualitas, Studio Ghibli juga mempengaruhi industri animasi dan mengubah cara kita melihatnya. Banyak filmnya yang berhasil meraih berbagai penghargaan dan mendapat pujian dari seluruh dunia, lho! Kira-kira seperti apa sejarah studio ini dan bagaimana karyanya mempengaruhi industri animasi? 

 

Sejarah Singkat Studio Ghibli 

Studio Ghibli didirikan tahun 1985 di bawah naungan sebuah perusahaan penerbitan bernama Tokuma Shoten. Studio ini dibentuk setelah kesuksesan film pertama mereka, Nausicaä of the Valley of the Wind (1984). Awalnya Studio Ghibli dibuat dengan tujuan untuk memproduksi film animasi yang pembuatannya dipimpin oleh Hayao Miyazaki dan Isao Takahata. Tahun 1997, Studio Ghibli sempat bergabung dengan Tokuma Shoten, namun akhirnya berdiri menjadi perusahaan independen di tahun 2005.

Saat ini, Studio Ghibli sudah menjadi keberadaan yang kuat di industri animasi. Saking terkenalnya karya-karya Studio Ghibli di dunia global, Studio ini sampai memiliki museum khusus menampilkan estetika animasi film Studio Ghibli dan juga themed cafe di berbagai belahan dunia dengan tema ‘Ghibli’.

 

Mengeksplor Dunia Fantasi dengan Karya Terbaik Studio Ghibli

Banyak karya Studio Ghibli yang meraih penghargaan nasional seperti Animage Grand Prix Award dan Japan Academy Prize for Animation of The Year, maupun penghargaan internasional seperti Academy Award for Animated Films dan Golden Bear yang dinobatkan pada film Spirited Away tahun 2003 dan 2002. Lima diantara semua film animasi Studio Ghibli berhasil masuk ke dalam sepuluh besar film animasi terlaris di Jepang, yaitu Spirited Away di urutan kedua dan Princess Mononoke di urutan keempat.

Karya Studio Ghibli memang pantas mendapatkan semua penghargaan itu. Mereka menyajikan jalan cerita yang menarik dengan visual khas karya Studio Ghibli. Karya-karya mereka tidak hanya memanjakan mata, tetapi juga menyentuh hati penontonnya.

Mereka berhasil menunjukkan kepolosan dua anak perempuan bermain dengan makhluk-makhluk misterius dalam My Neighbor Totoro (1988), serta menunjukkan warna-warni dunia ghaib yang unik tapi menyeramkan dalam Spirited Away (2001).

Krisis peperangan dan kegelapan dunia fantasi juga digambarkan dengan apik dalam film Princess Mononoke (1997) yang menggali konflik antara manusia dan alam. Keindahan cinta yang terpisah oleh waktu juga terlukis dengan baik dalam Howl’s Moving Castle (2004).

Dalam film Ponyo (2008), Studio Ghibli menampilkan keindahan dan visualisasi bencana yang berbeda dari yang lain dengan adanya ombak-ombak berbentuk ikan. Sementara dalam film The Wind Rises (2013) Studio Ghibli dengan berani menceritakan perjuangan seorang penemu pesawat terbang dalam latar perang dunia walau kemudian dianggap kontroversial.

 

Studio Ghibli dan Standar Kreativitas Industri Animasi 

Studio Ghibli jelas mengangkat standar kreativitas industri animasi pada masa jayanya. Karya-karya mereka menunjukkan bahwa animasi tidak hanya dinikmati oleh anak-anak, tapi juga dapat dinikmati remaja dan orang dewasa. Studio Ghibli menghindari cerita klise konvensional dalam pembuatan skenario maupun karakternya. Mereka juga menciptakan adegan-adegan yang lebih kompleks dan mengajak penonton untuk memikirkan makna tersembunyi dibalik cerita.

Tidak hanya dalam kreativitas, Studio Ghibli juga menyampaikan beragam pesan dalam setiap filmnya. Mulai dari petualangan, cinta keluarga, kebebasan, kebudayaan, sosial dan lingkungan, maupun romansa, semua diulas oleh karya studio ini. Saking dalam maknanya, penggemar setia karya Studio Ghibli banyak yang memikirkan teori-teori tentang film mereka. Mereka menilik jauh lebih dalam mengenai apa yang sebenarnya ingin disampaikan oleh penulis cerita. 

Sebagai contoh, banyak orang yang mengira film Howl’s Moving Castle hanyalah tentang romansa dua tokoh utama saat pertama kali menonton, dan baru sadar bahwa film itu bercerita tentang perjalanan waktu setelah menonton ulang. Apa teman-teman ada juga yang merasa begitu?

Studio Ghibli menginspirasi banyak seniman, animator, dan pembuat film muda. Gaya visual yang khas, cerita dengan makna mendalam, dan karakter-karakter kompleks menginspirasi banyak kreator yang tertarik pada animasi konvensional. Semakin era berlanjut, Studio Ghibli akan tetap menjadi pilar dalam dunia animasi dengan warisan kreativitas dan inovasi yang terus berkembang. Bagaimana? Menurutmu, film Studio Ghibli mana yang paling menarik perhatianmu?

0

About the Author:

  Pos Berhubungan
  • No related posts found.

Add a Comment


https://dpmptsp.tubaba.go.id/ikygacor/ https://pustaka.iainlangsa.ac.id/wp-content/kzgacor/ Slot gacor https://salemba.budiluhur.ac.id/assets/sgacor/ slot gacor https://kejari-bangkatengah.kejaksaan.go.id/img/ slot gacor https://disdukcapil.tubaba.go.id/template/kygacor/ https://kki.unpad.ac.id/assets/images/ https://e-smile.tubaba.go.id/assets/ slot88 slot777 slot maxwin