Dunia cerita ada di ujung jari Anda dan industri ini menuntut
para profesional yang berbakat dan terampil. Dapatkan
arahan membuat film di sekolah film SAE.

PILIH PROGRAM

TERSEDIA DI INDONESIA

Bachelor of Film (D4)

Bachelor of Film (D4)

4 TAHUN FULL-TIME
Kamu penggemar film? Tertarik menjadi pembuat film kelas dunia? Bisa kok, ambil aja program Bachelor Degre in Digital Film Production di SAE Indonesia.

Program kami akan membantu kamu dari awal untuk meraih pengetahuan teknis dan pengalaman praktis, sebagai bekal kamu untuk terjun ke dalam industri film.

Bachelor of Film (Dual-Degree)

Bachelor of Film (Dual-Degree)

4 TAHUN FULL-TIME
Di program Dual Degree ini kamu bisa mendapatkan 2 gelar (opsional) yaitu Sarjana Terapan Seni (S.Tr.Sn) dan BA/BSc (HONS) in Digital Film Production.

Gelar BA/BSc (HONS) in Digital Film Production divalidasi oleh Middlesex University of London

Bachelor of Film (Australia Pathway)

Bachelor of Film (Australia Pathway)

12 BULAN DI SAE INDONESIA
16 – 20 BULAN DI SAE AUSTRALIA
Kultur budaya Australia yang ramah dan santai adalah pertimbangan mengapa Australia ideal sebagai tempat belajar.

SAE mempekerjakan para pengajar ahli yang sudah berpengalaman dengan industri, dan metode pengajarannya ditopang dengan fasilitas kelas dunia. Kampus SAE Australia berada di Brisbane, Byron Bay, Sydney, Melbourne, Perth.

Bachelor of Film (New Zealand Pathway)

Bachelor of Film (New Zealand Pathway)

12 BULAN DI SAE INDONESIA
20-22 BULAN DI SAE AUCKLAND
SAE Auckland terletak di Parnell, Auckland. Auckland adalah kota terbesar di New Zealand yang menawarkan kesempatan luas untuk bekerja dalam industri kreatif.

SAE memiliki fasilitas audio, musik, dan studio film dengan memakai standar terbaik di industri. Dapatkan pendidikan praktek nyata di kampus yang menyediakan fasilitas kelas dunia.

BA/BSc (Hons) Digital Film Production

BA/BSc (Hons) Digital Film Production

12 BULAN FULL-TIME
Produksi film meliputi aspek terpenting dari produksi video dan teknik kamera yang berbasis komputer. Maka itu, dibutuhkan calon-calon filmmaker yang berpendidikan tinggi.

Program ini memperluas batas pengalaman belajar; tidak berhenti pada pelatihan vokasional, tapi juga sampai kepada pelatihan yang berbasis penelitian.