Blog

Tim Burton, Ahlinya Film Goth

Posted by:

Apakah teman-teman pernah menonton film berjudul Batman, Nightmare Before Christmas, Alice in Wonderland versi live-action, atau Charlie and the Chocolate Factory? Kalau sudah, teman-teman pasti bisa merasakan nuansa gothic film-film tersebut, kan?

Tahukah teman-teman bahwa sutradara semua film yang disebutkan tadi itu sama? Seluruh film tadi disutradarai oleh Tim Burton, seorang sutradara yang dikenal dengan gaya unik gothic dalam segala film yang ia buat. Siapa sebenarnya Tim Burton dan apa hubungannya dengan industri film? Yuk simak sampai akhir!

 

Siapa itu Tim Burton?

Tim Burton lahir pada tanggal 25 Agustus 1958 di Burbank, California. Ia adalah seorang sutradara, animator, sekaligus seniman. Sejak awal, minatnya terhadap seni sudah terlihat sejak ia kecil. Tim Burton sudah menjadikan kegiatan membuat film sebagai hobi bahkan saat ia masih berumur 13 tahun. 

Salah satu film animasi buatannya yang berjudul Stalk of the Celery Monster kemudian menarik perhatian Walt Disney, menjadi awal karirnya menuju industri perfilman. Karir Tim Burton dalam perfilman dapat dijelajahi melalui sejumlah film ikonik yang telah ia hasilkan selama bertahun-tahun. 

Seluruh filmnya memiliki nuansa gothic yang menjadi ciri khas film Tim Burton sampai ia dijuluki sebagai ‘The Pioneer of Goth Culture’. Beberapa film-film Tim Burton yang mendunia diantaranya adalah:

 

1. Charlie and the Chocolate Factory (2005)

Charlie and the Chocolate Factory adalah sebuah film fantasi musikal yang diadaptasikan dari buku karya Roald Dahl.

Film ini bercerita tentang seorang anak miskin bernama Charlie Bucket yang tinggal bersama kakek-nenek dan orangtuanya yang kurang mampu. Mereka tinggal di dekat pabrik cokelat misterius yang dimiliki oleh Willy Wonka, seorang pria eksentrik yang sangat terkenal dalam industri permen. Suatu hari Willy Wonka mengumumkan pada seluruh dunia bahwa ia menaruh 5 tiket emas dalam coklat batangan yang ia jual, dan mengumumkan bahwa anak-anak yang menemukannya berhak untuk ikut dalam tur pabrik coklatnya.

Film ini menunjukkan bagaimana Tim Burton menaruh sentuhan khasnya pada film yang ia sutradarai. Cerita dalam film ini berfokus pada kasih sayang keluarga, namun ditampilkan dengan nuansa yang gothic.

 

2. Corpse Bride (2005)

Corpse Bride adalah film animasi stop-motion yang memadukan elemen gotik dan romantis.

Film ini mengisahkan tentang seorang pemuda bernama Victor Van Dort yang terjebak dalam pernikahan dengan seorang wanita bernama Victoria Everglot. Saat dia berlatih melantunkan janji pernikahan di hutan, Victor secara tidak sengaja memasukkan cincinnya ke dalam tulang jari sebuah mayat perempuan, Emily, yang telah meninggal. Hal ini secara tak terduga menghidupkan kembali Emily sebagai Corpse Bride yang percaya bahwa dia dan Victor sudah menikah. 

Film ini menggabungkan elemen-elemen gothic, fantasi, dan humor khas Tim Burton. Cerita film ini berfokus pada tema cinta, kesalahpahaman, pentingnya mengikuti kata hati, serta nilai-nilai kehidupan. Film ini cocok untuk mereka yang menyukai cerita romantis yang dark.

 

3. Sweeney Todd: The Demon Barber of Fleet Street (2007)

Sweeney Todd: The Demon Barber of Fleet Street adalah film musikal yang dirilis pada tahun 2007, disutradarai oleh Tim Burton dan dibintangi oleh Johnny Depp sebagai karakter utama, Sweeney Todd.

Film ini bercerita tentang balas dendam Benjamin Barker, seorang tukang cukur yang dikhianati dan dikirim ke penjara dengan tuduhan palsu oleh Hakim Turpin, yang ingin mengambil istrinya, Lucy untuk dirinya sendiri. Setelah bertahun-tahun di penjara, Barker kembali ke London dengan nama samaran Sweeney Todd dan membuka kembali tokonya di Fleet Street. Film ini memadukan nuansa horor dalam drama musikal dan mencerminkan gaya khas Tim Burton.

 

4. Miss Peregrine’s Home for Peculiar Children (2016)

Miss Peregrine’s Home for Peculiar Children adalah sebuah film fantasi yang dirilis pada tahun 2016, diadaptasi dari novel karya Ransom Riggs.

Film ini mengisahkan tentang Jake Portman yang menemukan petunjuk keberadaan sebuah rumah misterius di sebuah pulau terpencil di Wales. Setelah menemukan rumah tersebut dan bertemu dengan kepala rumah, Miss Peregrine, Jake mengetahui bahwa anak-anak yang tinggal di rumah tersebut hidup dalam lingkaran waktu dan terus-menerus mengulang hari yang sama untuk menghindari bahaya sekelompok makhluk misterius yang dikenal sebagai “Hollows”.

 

5. Wednesday (2022)

Berbeda dengan yang telah disebutkan di atas, Wednesday adalah sebuah serial televisi. Acara ini disiarkan di Netflix dan tentunya sebagai sebuah tayangan yang disutradarai oleh Tim Burton, Wednesday juga menyuguhkan atmosfer film yang gothic dan horor.

Sebelumnya, Tim Burton sudah pernah berkontribusi dalam pembuatan film The Addams Family di tahun 1991. Kali ini, serial Wednesday lebih berfokus pada anak perempuan dari keluarga Addams. Cerita untuk serial ini dijadikan versi live-action dengan tokoh utama diperankan oleh Jenna Ortega. 

Gaya Khas Tim Burton

Dari judul-judul tadi, teman-teman pasti punya gambaran bagaimana gaya khas film atau serial televisi yang disutradarai oleh Tim Burton. Ada beberapa elemen yang terlihat jelas membedakan gaya Burton antara lain:

  • Gaya visual estetika gotik dan fantasi
  • Penggunaan warna-warna gelap dan atmosfer horor
  • Karakter eksentrik yang mudah diingat seperti Mad Hatter dalam Alice in Wonderland, Willy Wonka dalam Charlie and the Chocolate Factory, dan Ms. Peregrine serta anak-anak didiknya dalam Miss Peregrine’s Home for Peculiar Children. 
  • Tokoh utama yang pemalu, terasing, atau berbeda dari lingkungannya
  • Banyak menyangkut dunia fantasi dan kehidupan alternatif
  • Menggambarkan sentimen kemanusiaan dan perjuangan individu yang berbeda.

Penghargaan dan Pengakuan

Film-film Tim Burton telah mendapatkan berbagai penghargaan dan pengakuan dalam industri perfilman. Beberapa diantaranya adalah Academy Awards (Oscar), Golden Globe Awards, dan banyak penghargaan prestisius lainnya. Film Corpse Bride dan Frankenweenie berhasil meraih Academy Awards sementara film Charlie and the Chocolate Factory berhasil meraih BAFTA Awards tahun 2005.

Di sisi lain, Golden Globe Awards berhasil diraih film Sweeney Todd, Alice in Wonderland, dan Frankenweenie. Banyak juga film Tim Burton lainnya yang meraih penghargaan Saturn Awards, sementara acara serial Wednesday mendapatkan penghargaan Primetime Emmy Awards. Penghargaan-penghargaan ini mencerminkan kualitas, kreativitas, dan betapa khas karyanya serta kontribusinya yang signifikan dalam dunia perfilman.

0

About the Author:

  Pos Berhubungan
  • No related posts found.

Add a Comment